Pengembangan dari The Dow Theory yang tidak kalah pentingnya adalah Elliot Wave, di mana dari teori ini lahirlah berbagai teknik pe-labeling-an market berdasarkan price action behaviour, meski begitu elliot wave dapat dikategorikan Sebagai lead indikator Untuk itu mari kita pelajari lebih lanjut apa itu Elliot Wave dan bagaimana sejarah terciptanya teori ini.
Sejarah Singkat Elliot Wave
Ralph Nelson Elliot yang pada awalnya hanyalah seorang enginering , menemukan harga yang bergerak berulang-ulang pada market (saham), membuat sebuah perputaran atau siklus; dan siklus tersebut memberi gambaran psikologi dari massa/trader-trader yang ada di dalam market. Pola siklus tersebut dikenal dengan istilah WAVE.
Pola ini ditemukan olehnya pada tahun 1930, pasca setelah dia menderita penyakit kronik, sehingga ia mengubah kariernya menjadi seorang analis saham yang spesialis di indeks-indeks Dow Jones.
Setalah analisis-analisisnya sukses, maka teknik beliau pertama kali dipublikasikan pada tahun 1939 di majalah “Financial World’.
kecanggihan dan kesuksesan Ralph Nelson Elliot membuat beliau dilirik oleh US Departement untuk membantu pemerintah Amerika Serikat Sebagai konsultan keuangan untuk membereskan masalah-masalah perekonomian di Nikaragua, di mana Ralph Nelson Elliot ini dijuluki seorang yang bermata jeli terhadap netiap detail yang ada.
Oleh karena kejeliannya tersebut Ralph Nelson Elliot berhasil memetakan pattern top & bottom pada market. Pattern-pattern tersebut diberi julukan WAVE untuk mengukur penghitungannya disebut WAVE COUNTING. Sehingga akhirnya oleh teori penemuan beliau para analis (red; Elliotician) dapat ikut turut menghitung pattern-pattern tersebut secara akurat.
Setelah ditesting selama 4 tahun, beliau mengumpulkannya dalam sebuah essay/artikel dengan judul “THE WAVE PRINCIPLE* Pada tahun 1940 konsep Elliot benar-benar lengkap (digabungkan dengan Fibonacci dsb.) sehingga beliau berumur 75 tahun ini memublikasikan bukunya lagi yang berjudul: “NATURMS LAWS: THE SECRET OF THE UNIVERSE” di mana bukunya terjual lebih dari 1.000 kopi dalam waktu singkat di kalangan dunia trading di new York pada 10-6-1946.
Siklus & Pe-labeling-an di Elliot Wave
Elliot Wave memiliki 9 siklus yang diwakili oleh label-label tertentu.
| Wave degree |
Trend |
Correction |
| Grand Supercycle |
I |
A |
| Supercycle |
I |
A |
| Cycle |
I |
A |
| Primary |
I |
A |
| Intermediate |
(1) |
(a) |
| Minor |
l |
A |
| Minute |
i |
a |
| Minuette |
i |
a |
| Sub minuette |
i
|
A |
Setiap siklus umumnya mewakili waktu dan time frame yang berbeda-beda, umumnya intermediate oleh para Elliotician dikategorikan Sebagai time frame HI (60 minutes).
Gelombang-Gelombang dan Pergerakan di Elliot Wave
Menurut prinsipnya Elliot Wave dapat disimpulkan secara ringkas :
1. Harga pada sebuah trend, akan bergerak dalam dua arah yaitu impulse wave & wave koreksi. Impulse: gerakan yang searah dengan trend utama, koreksi wave: gerakan yang berlawanan dengan arah trend utama.
2. Impulse selalu terdiri atas 5 gerakan, yang terdiri atas 3 gerakan (Wave 1, 3, 5) yang searah dengan arah trend utama dan 2 gerakan melawan trend utama (Wave 2 & Wave 4). Kor biasanya terdiri atas 3 gerakan yaitu 2 gerakan yang mela trend utama (Wave a, & Wave c) dan 1 gerakan yang sea dengan trend utama (Wave b) di mana Wave b ini diker Sebagai bull/bear trap !
- Wave 1, 3, 5, merupakan impulse dari trend utama.
- Wave2 & 4 adalah koreksi kecil atas trend utama.
- Wave A & C merupakan impulse terhadap trend sekunder.
- Wave B merupakan koreksi kecil terhadap trend sekunder.
- Wave 3 harus merupakan wave terpanjang dari semua wave yang ada.
- Wave 2 tidak boleh melewati wave 1.
- Wave 4 tidak boleh melebihi wave. 2.
- Kalau bentuk wave 2 simpel, biasanya wave 4 akan menjadi kompleks.
- Kalau bentuk wave 2 kompleks, biasanya wave 4 akan menjadi simpel.
- Wave 2 bisa berupa bentuk sideways/koreksi, kecuali triangle (karena bisa jadi pattern continues trend).
- Wave 5 “umumnya” lebih panjang 70% dari wave 4.
- Wave 3 tidak boleh melebihi 7x dari panjang wave 1 (maks. 7x dari wave 1).
Contoh kasus EUR/GBP di HI (60 menit) karena menurut para Elliotician mereka semua memulai penghitungan dimulai dari time frame HI (60 menit) tersebut atau lebih dikenal Sebagai siklus intermediate.
Pada bull trend terlihat terjadi apa yang namanya trunction of five (kegagalan mencapai (5)). Ditandai dengan adanya “pola” penyimpangan pada market dengan Elliot Wave Oscilatoi (EWO).
Beberapa variasi dari Impulse Waves yang dikenal Sebagai “perpanjangan” bisa saja muncul pada satu buah gerakan impulse; gerakan ini benar keluar dari skala gelombang impulse lainnya. Pada umumnya gelombang perpanjangan ini terjadi pada wave 3, tapi bisa saja terjadi pada gelombang-gelombang impulse lainya seperti pada wave 1 & wave 5. Pada kondisi bull/bear market yang kencang sering terjadi perpanjangan pada wave 5.
Gelombang Koreksi
Gelombang koreksi memang cukup berbeda dengan gelombang’, impulse. Dikarenakan agak sedikit kompleks maka pembahasan gelombang koreksi ini dipisahkan dari yang lainnya.
Ada 2 macam tipe gelombang koreksi:
1. Tajam (Sharp)
Disebut tajam karena gelombang (c)-nya melebihi gelombang koreksi wave (a)-nya.
2. Rata (Sideways)
Kenapa dibilang rata? Karena gelombang koreksinya membentuk Horizontal support & resistance yang rata, jadi baik gelombang koreksi (a) dan gelombang koreksi (c) tidak ada yang saling melebihi (meski nanti ada beberapa yang melebihi tetapi masih dalam kategori koreksi flat.
Dimana secara lebih spesifik dapat dibagi menjadi 4 kategori:
1. Zigzag (dengan pola 5-3-5; termasuk di dalamnya ada model single, double, triple).
2. Flats (dengan pola 3-3-5 termasuk di dalamnya ada reguler, expand,running).
3. Triangles (3-3-3-3-3,ada 4 tipe:3 di antaranya berkontraksi secara variasi {ascending, descending, symetrical} dan 1 variasi perpanjangan {symetrical terbalik}).
4. Double Three & Triple Threes.
Incoming search terms:
- beda wave b wave 4 elliot
- elliot wave konsep
- elliott wave teori bahasa indonesia
- gelombang wave saham
- teori trading saham
- teori tradng saham
- wave 3 dalam elliot wave saham






Recent Comments